Maryadi Syarif Hadiri Rakor Pakem Kabupaten Sarolangun

0

Ketua MUI Sarolangun- Maryadi Syarif (Foto : A Fuady/serusarolangun.com)

Seru Sarolangun– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sarolangun Maryadi Syarif menghadiri rapat koordinasi (Rakor) pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan (Pakem) masyarakat Sarolangun yang dilaksanakan di kantor Kesbang Pol Linmas Kabupaten Sarolangun , Kamis (21/02/2019).

Acara berlangsung diruang Pola kantor Kesbang Linmas Kabupaten Sarolangun, dipimpin langsung Kepala kantor Kesbangpol Linmas Kabupaten  Sarolangun Solahudin Novri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasat Intelkam Polres Sarolangun , AKP Rodi Ambali, Anggota Kodim 0420/Sarko Serka Hendra Milus, Kemenag Ali akbar S.Ag, dan para undangan lainnya.

Adapun pembahasan dalam rapat tersebut terkait perkembangan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dan isu sosial yang sedang berkembang di masyarakat di Kabupaten Sarolangun.

“Produk MUI itu adalah Fatwa,  yang bisa berbentuk larangan. Faham  Ahmadiyah yang mengaku Islam sudah dilarang di Indonesia, sasuai  fatwa yang  dikeluarkan MUI beberapa tahun lalu,  karena secara syari’at Ahmadiyah tidak sasuai dengan agama islam”, kata Maryadi Syarif.

Ahmadiyah, salah satu aliran keagamaan yang sudah dilarang, disinyalir masih melakukan aktifitas ibadah, menurut keterangan Novri sudah beranggotakan 219 orang jamaah yang beralamat di Desa Batu Putih Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun.

“Walaupun sudah dilarang dengan kesepakatan tiga Mentri, Ahmadiyah tetap berkembang, menurut catatan kami sudah beranggotakan 219 orang jamaah, ini harus tetap kita pantau dan kita awasi kegiatannya”, ucap Novri.

Novri juga memgatakan adanya kemungkinan HTI Hisbut Tahrir Indonesia) di Kabupaten Sarolangun, ” Kita juga menduga HTI ada di Sarolangun, dan harus kita pantau kemana arah politiknya pada Pemilu 2019″, pungkas Novri. (afd)

Loading Facebook Comments ...