Sapi P2DK Bukit Talang Mas Sudah Kawin Suntik

0
Foto : Pjs Kades Bukit Talang Mas, Marlian bersama warga pengelola sapi P2DK Desa Bukit Talang Mas Kecamatan Singkut, di kandang sapi yang sudah kawin suntik. (ag)

SERUSAROLANGUN.COM– Alokasi dana program P2DK tahun 2018 Desa Bukit Talang Mas Kecamatan Singkut digunakan untuk pengadaan bibit sapi, sesuai dengan perencanaan yang disepakati masyarakat.

Seperti diketahui,  jumlah dana program P2DK Rp 200 Juta per desa /kelurahan atau lebih kurang Ro 190 Juta bersih setelah biaya operasional dan biaya lain pada setiap desa/kelurahan se-Kabupaten Sarolangun  bertujuan untuk percepatan ekonomi masyarakat desa/kelurahan.

Ditemui di rumahnya, Jum’at (30/11/2018) Marlian Pjs Kades Bukit Talang Mas menjelaskan kepada serusarolangun.com, dari 16 ekor bibit sapi yang dipelihara dan dikelola warga masyarakat Desa Bukit Talang Mas sudah 10 ekor yang sudah suntik EB (esimilasi buatan/kawin suntik,.red) karena menurutnya bila kawin alam harus pakai pejantan.

“Sudah sepuluh ekor yang sudah suntik EB, karena kalau kawin secara alami harus pakai pejantan,  sedangkan 16 sapi kita semuanya betina”, terang Marlian yang juga seorang PNS bekerja di Bp3k  Singkut Dinas Pertanian Hortikultura Perkebunan (DPHP) Kabupaten Sarolangun.

“Ini salah satu dari sepuluh sapi yang sudah kawin suntik, dibeli tiga bulan lalu”, ucap Marlian di kandang sapi P2DK yang sudah disuntik EB. Marlian menyebutkan sekitar tiga bulan ke depan bisa diketahui berapa ekor yang bunting.

“Diperkirakan 3 bulan lagi kelihatan tanda-tanda kebuntingan, berapa ekor yang bunting”, lanjut Marlian.

Dari Imformasi yang dihimpun 16 sapi P2DK Desa Bukit Talang Mas dibeli sesuai Juknis, ” Sapi itu sesuai Juknis, kami sudah cek semua bibit sapi P2DK Desa Bukit Talang Mas,  dibeli tiga bulan lalu  makanya sudah ada yang dikawin suntik “, sambung Adni,  Pendamping P2DK Kecamatan Singkut. (Agus)

 

Loading Facebook Comments ...